Kuliahaja’s Blog

semua tentang kuliah, dan permasalahannya

  • Blog Stats

    • 11,996 hits
  • Top Clicks

    • None
  • February 2018
    M T W T F S S
    « Mar    
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728  
  • tulisan-tulisan ku

  • tinggalin komentar dunk

    teenwhomadeit on posting Full Tips dan Trik Mem…
    Queuedenalk on posting Full Tips dan Trik Mem…
    Graliarltah on posting Full Tips dan Trik Mem…
    slutlemycle on posting Full Tips dan Trik Mem…
    frokyProrCirl on posting Full Tips dan Trik Mem…
  • Advertisements

Tips Sukses Ujian Skripsi, Ujian Lisan dan Sidang Karya Tulis

Posted by kuliahaja on March 22, 2009

cover-skripsi-versi-2

Tips Ujian Skripsi 1

“mampus deh gue, baru pertanyaan pertama aja, udah ngga bisa jawab” mungkin itu kalimat yang diucapan dalam hati, oleh mahasiswa yang lagi ujian lisan atau sidang, ketika kick off ujian sudah dimulai dan mulut terkunci ngga bisa jawab pertanyan pertama dari penguji. Keringat dingin pasti keluar, dan perasaan pasrah biasanya segera mengikuti. Agar kejadian ini tidak menimpa anda yang mau sidang, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh anda pada saat sebelum, ketika sidang berlangsung, dan pada saat pasca sidang, yaitu:

1. siapkan ppt presentasi sebaik mungkin, dan praktekan terlebih dahulu dirumah, presentasilah didepan cermin, dan hitung waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan semua presentasi. segera kurangi slide yang tidak penting jika waktu presentasi terlalu panjang dibandingkan durasi yang Read the rest of this entry »

Advertisements

Posted in trick and tips | Tagged: , , , | Leave a Comment »

posting Full Tips dan Trik Membuat Skripsi yang Efektif (Lengkap)

Posted by kuliahaja on March 22, 2009

skripsi2

Apa itu Skripsi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), skripsi diartikan sebagai karangan ilmiah yang diwajibkan sebagai bagian dari persyaratan pendidikan akademis. Buat sebagian mahasiswa, skripsi adalah sesuatu yang lumrah. Tetapi buat sebagian mahasiswa yang lain, skripsi bisa jadi momok yang terus menghantui dan menjadi mimpi buruk. Banyak juga yang berujar “lebih baik sakit gigi daripada bikin skripsi”. Read the rest of this entry »

Posted in trick and tips | Tagged: , , | 7 Comments »

Ilmuwan Temukan Bakteri “Penyebab-hujan”

Posted by kuliahaja on March 15, 2009

Washington (ANTARA News) – Satu tim ilmuwan dari Amerika Serikat dan Perancis telah menemukan bukti bahwa bakteri “penyebab-hujan” tersebar luas di atmosfir.

Partikel biologi itu dapat sangat mempengaruhi lingkaran hujan, sehingga mempengaruhi cuaca, produksi pertanian dan bahkan pemanasan global. Temuan baru tersebut disiarkan di jurnal Science yang dikutip Xinhua, Jumat.

Tim penelitian itu mengkaji curah hujan dari berbagai lokasi di Bumi dan memperlihatkan bahwa inti es paling aktif –dasar yang meningkatkan pembentukan es– bersumber dari biologi. Itu penting karena pembentukan es di awan diperlukan untuk menghasilkan salju dan sebagian besar curah hujan.

Para peneliti telah menemukan dasar es biologi dalam contoh air hujan dari Antartika hingga Louisiana –bahan itu ada di mana-mana.

Partikel jelaga dan debu dapat menjadi dasar es, tapi dasar es biologi mampu memicu pembekuan pada temperatur yang jauh lebih hangat.

Konsep bakteri penyebab-hujan tak jauh berbeda. Banyak tempat ski menggunakan baktei pembuat-es yang tersedia secara komersial dalam bentuk beku untuk membuat salju ketika temperatur hanya beberapa deraja di bawah titik beku.

Apa yang membut penelitian itu lebih rumit ialah bakteri pembuat-es yang paling banyak diketahui adalah patogen tanaman. Patogen tersebut, yang pada dasarnya adalah kuman, dapat mengakibatkan luka beku pada tanaman, sehingga mengakibatkan dampak ekonomi yang merusak pada hasil panen.

“Karena kasus itu sering terjadi pada patogen bakteri, tahap lain lingkaran hidup mereka seringkali terabaikan karena pusat kepentingan pada peran mereka pada tanaman dan kesehatan hewan,” kata Bren Christner, salah seorang penulis studi tersebut dari Lousiana State University.

“Angkutan melalui atmosfir adalah strategi penyebaran yang sangat efisien, sehingga kemampuan patogen untuk mempengaruh curah hujan dari atmosfir akan menguntungkan dalam menemukan sumber baru.”

Mungkin saja bahwa atmosfir merupakan satu bagian lingkaran infeksi, tempat bakteri menulari tanaman, menggandakan diri, menyemprot ke dalam atmosfir dan kemudian dikirim ke tanaman baru melalui curah hujan di atmosfir.

“Kebanyakan peran yang dimainkan oleh partikel biologi dalam proses atmosfir telah terlewatkan. Hasil kami menyediakan janin bagi ilmuwan atmosfir untuk mulai memikirkan peran yang dimainkan partikel ini dalam menghasilkan hujan,” kata Christner.(*)

Posted in mau tau aja | Tagged: , | Leave a Comment »

trik menghadapi operasi lalu lintas

Posted by kuliahaja on March 15, 2009

BAgi temen-temen yang bawa mobil, kereta bemo dan sebagainya…. ni ada trik bagaimana menghadapin polisi:
banyak cara yang bisa kita lakukan jika kita kejebak dalam sebuah operasi lalu lintas. beberapa cara yang bisa anda lakukan agar bisa lolos dari jerat polisi adalah sebagai berikut:
1. secara pelan-pelan hentikan motor kamu
2. turunkan jagrag pelan-pelan dan dengan tenang
3. chit-chat dulu dech dengan si polisi yang udah nyegat kamu
4. keluarin sim kamu
5. kemudian keluarin STNK kamu
6. lalu, udah deh kamu boleh pergi…

he he……

itu menghadapi lho (bukan menghindari) he he he…. …

Selamat mencoba….
heheheh

Posted in trick and tips | Tagged: , , | 1 Comment »

Strategi Menekan Biaya Kuliah

Posted by kuliahaja on March 15, 2009

Sebentar lagi adalah tahun ajaran baru bagi mereka yang baru masuk ke sekolah tinggi, entah itu sekolah tinggi, akademi, institut atau apa pun. Beberapa dari Anda yang memiliki anak umur 18 atau 19 tahun yang akan masuk ke sekolah itu mungkin masih belum memutuskan sekolah mana yang tepat untuk anak Anda. Bisa karena alasan lokasi, mutu, atau yang paling sering: karena masalah biaya.

Bagaimana kalau pada saat ini anak Anda yang berumur 18/19 tahun datang kepada Anda, duduk dan mengatakan: “Mama/Papa, tolong belikan saya mobil baru. Saya tadi melihat mobil baru di koran, dan sepertinya mobil itu cocok buat saya. Saya perlu mobil supaya gampang pergi ke mana-mana. Harganya cuma Rp 45 juta. Beli, ya?”

Apa jawaban Anda? Mungkin Anda akan menolaknya. “Enak saja… Memangnya dia pikir orang tuanya ini pohon uang, apa?” Anda mungkin berpikir bahwa tidak ada seorang pun anak Anda yang bisa datang seenaknya kepada Anda dan minta dibelikan mobil baru.

Tapi bagaimana kalau anak Anda datang kepada Anda, duduk, dan mengatakan: “Mama/Papa, saya sudah lihat tiga sekolah yang menurut saya cukup baik. Saya hitung-hitung, sampai lulus cuma perlu bayar Rp 60 juta. Jadi sekitar Rp 12 juta setahun. Saya ingin masuk ke situ. Bisa, ya?”

Apa jawab Anda? Bukan hanya Anda dan suami/istri akan mengiyakan, tapi mungkin bersedia me-lakukan apa pun supaya anak Anda bisa masuk ke sekolah yang dia inginkan. Anda mungkin akan menguras semua isi tabungan Anda, pinjam uang ke bank, atau mengambil pekerjaan sampingan.

Malah ada lagi cara yang paling mudah, yakni pinjam uang ke saudara. “Ini menyangkut masa depan anak, lo…” begitu pikir Anda. “Jika saya tidak menyanggupinya, berarti saya mungkin akan menghancurkan masa depan anak saya. Uang tidak jadi masalah buat kita. Saya akan pinjam uang kalau perlu. Yang penting dia bisa kuliah di tempat yang dia inginkan.”

Yah, kalau pada saat ini Anda tidak memiliki uang cukup untuk mampu membayar biaya kuliah di tempat yang diinginkan anak Anda, maka uang yang Anda pinjam dari bank atau dari saudara untuk bisa membayar biaya kuliah tersebut bisa membuat Anda terpuruk dalam hutang. Entah itu selama beberapa bulan atau beberapa tahun.

Kalau begitu halnya, kenapa Anda tidak mencoba mengakali (baca: menekan) biaya kuliah anak Anda di perguruan tinggi? Ada beberapa strategi yang saya sarankan:

* Strategi 1: Bandingkan penghasilan yang kelak akan didapat dengan biaya yang mesti dikeluarkan sekarang

Kalau Anda perhatikan, sebetulnya Anda tidak harus selalu menyekolahkan anak Anda ke perguruan tinggi yang mahal. Sebagai contoh adalah bila anak Anda ingin menjadi seorang antropolog.

Antropolog adalah profesi yang luar biasa dan saya memberikan respek penuh kepada profesi ini. Tapi harus diakui, pada kenyataannya profesi antropolog di Indonesia tidak akan mendapatkan penghasilan yang bisa dikatakan besar. Karena itu, daripada menyekolah-kan anak Anda ke jurusan antropologi di universitas yang mahal, kenapa Anda tidak mempertimbangkan jurusan antropologi di perguruan tinggi yang lebih murah biayanya? Toh itu tidak akan mempengaruhi income anak Anda kelak, kan?

Berkaitan dengan strategi 1 ini ada beberapa hal yang sebaiknya Anda ketahui:
* Kebanyakan perusahaan tidak peduli di mana Anda sekolah. Buat mereka, sudah cukup bila Anda memiliki gelar tertentu seperti S1, misalnya. Ini karena mereka sebetulnya lebih melihat bagaimana pengalaman Anda dan bagaimana kemampuan Anda dalam menjalankan pekerjaan Anda.

Kalau Anda tidak percaya, coba Anda tanyakan hal ini ke bagian SDM di perusahaan Anda, orang macam apa yang akan mereka terima sebagai karyawan baru: mereka yang kuliah di sekolah mahal dan bergengsi tapi kemampuan pas-pasan, atau mereka yang lulusan sekolah tidak terkenal tapi keterampilannya oke.

* Banyak sekali lulusan universitas yang pada akhirnya bekerja di bidang yang jauh berbeda dengan bidang yang mereka tempuh dulu ketika kuliah. Coba ingat-ingat lagi bidang pekerjaan macam apa yang dijalani teman kuliah Anda dulu. Atau lihat teman-teman kerja Anda pada saat ini, apakah semua dari mereka kuliah di bidang yang sama dengan pekerjaan mereka saat ini.

* Banyak sekali lulusan universitas yang sulit dapat kerja, atau hanya bekerja beberapa tahun saja dan kembali ke rumah untuk membesarkan anak. Malahan banyak di antara mereka yang tidak pernah lagi bekerja. Atau, ada juga yang baru kembali bekerja setelah 10 atau 20 tahun berada di rumah (kebanyakan dari mereka ada yang kembali ke sekolah untuk menyegarkan ingatan mereka kembali sebelum mereka kembali masuk ke dunia kerja).

* Strategi 2: Cari sekolah S1 yang lebih murah kalau anak Anda ingin terus ke jenjang S2.

Bila anak Anda berencana untuk memasuki bidang pekerjaan yang mensyaratkan gelar S2, akan lebih baik bila Anda mencari sekolah S1 yang tidak mahal. Ini karena sekolah S2 sendiri pada saat ini sudah cukup tinggi biayanya, dan untuk bisa masuk ke sekolah S2, kebanyakan dari sekolah-sekolah S2 itu tidak mensyaratkan agar anak Anda harus lebih dulu masuk ke sekolah S1 yang mahal. Jadi, kenapa Anda harus mencari sekolah S1 yang mahal kalau dengan sekolah S1 yang berbiaya lebih murah anak Anda punya kesempatan yang sama dengan anak-anak lain untuk masuk ke Sekolah S2?

* Strategi 3: Beritahu anggaran biaya Anda pada anak Anda – atau kalau perlu libatkan saja dia sekalian.

Anak Anda mungkin mengatakan: “Saya mau sekolah di universitas itu atau ini.” Dia tidak mengetahui biayanya sama sekali, dan Anda-lah yang harus mencari tahu berapa biayanya. Dan bila biaya sekolah itu cukup mahal, Anda jadi berpikir-pikir bagaimana caranya agar bisa membayar biayanya. Daripada melakukan hal itu, coba Anda pertimbangkan cara berikut:

Tentukan sendiri berapa batas rupiah yang ingin Anda keluarkan untuk membayar biaya kuliah anak Anda. Lalu, tunjukkan angka ini ke anak Anda dan katakan bahwa ia harus memilih sekolah yang biayanya tidak lebih dari angka yang Anda tunjukkan.

Atau, minta agar anak Anda yang mengajukan sekolah-sekolah yang sesuai dengan keinginannya, lengkap dengan biayanya serta cara pembayarannya. Ini akan membuatnya mencari tahu sendiri biaya-biaya itu dengan datang langsung ke sekolah yang ia inginkan. Dengan demikian, secara tidak langsung anak Anda akan mengetahui dan bisa “merasakan” apakah biaya kuliah di tempat yang ia inginkan itu memang mahal atau tidak.

Terserah Anda mau percaya atau tidak, tetapi dengan cara seperti ini, anak Anda mungkin akan mau mengusulkan sekolah yang lebih murah dibanding sekolah lain yang lebih mahal dengan bidang kuliah yang sama. Bila ia tidak mengusulkannya, mungkin Anda yang harus melakukannya.

* * *
Pada saat ini, biaya kuliah di universitas swasta yang cukup ternama di Indonesia adalah Rp 60 juta hingga lulus. Setelah lima tahun kuliah dan lulus, maka si sarjana baru akan bekerja dan mendapatkan gaji sebesar, katakan saja Rp 1 juta per bulan.

Dengan asumsi bahwa gaji itu akan naik 15 persen per tahun, maka sarjana itu cuma perlu waktu 4 tahun 1 bulan untuk bisa mendapatkan kembali Rp 60 jutanya. Tentunya dengan asumsi bahwa semua gajinya tidak dibelanjakan.

Bagaimana kalau hanya 80 persen yang dibelanjakan? Ini berarti ada 20 persen dari penghasilan itu yang disisihkan untuk bisa mengembalikan Rp 60 juta tadi. Jika demikian, seberapa lama si sarjana itu bisa mengumpulkan kembali biaya kuliahnya yang Rp 60 juta? Jawabannya: 11 tahun 1 bulan.

Sekarang, bagaimana kalau si sarjana itu bekerja di bidang yang tidak ada hubungannya dengan bidang kuliahnya? Maka Rp 60 juta yang sudah dikeluarkan orang tuanya bisa dikatakan hampir sia-sia. Karena itu, akan lebih baik apabila sejak awal si sarjana kuliah di tempat yang lebih murah. Toh, bidang pekerjaannya berbeda dengan bidang kuliahnya, kan? Jadi buat apa mengambil kuliah di tempat yang mahal biayanya kalau toh bidang pekerjaannya nanti tak berkaitan dengan bidang kuliah?

Dikutip dari Tabloid NOVA No. 650/XIII

Posted in trick and tips | Tagged: , , | 4 Comments »

Tips Buat Anak Kost

Posted by kuliahaja on March 15, 2009

Ismah bersorak gembira sambil mengucap alhamdulillah berkali-kali, setelah membaca namanya tercantum di koran yang dipegangnya. Ismah Mar’atus Shalihah, tidak salah lagi, itu nama lengkapnya, ternyata diterima di fakultas Kedokteran Umum Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta. Itulah fakultas yang diidam-idamkannya sejak SD, karena ia kepingin sekali jadi dokter, seperti bapaknya.
Tapi…satu pertanyaan mengusik hatinya. “Benarkah aku akan kuliah di Jogja?” Sedangkan kini ia dan keluarganya tinggal di Kota Kembang, Bandung. Kost, mungkin itulah yang akan menjadi pilihannya, jika benar-benar akan kuliah di kota pelajar itu. Sebuah pilihan yang mau tak mau harus dilakukan, bagi setiap pelajar yang memutuskan untuk melanjutkan sekolah atau kuliah di tempat yang jauh dari ortu.

Sobat muslimah, menuntut ilmu memang wajib bagi setiap muslim, laki-laki maupun perempuan. Masalahnya, bagi seorang muslimah, jika harus pergi jauh dari rumah, maka ia akan terkena hukum safar. Sebagaimana kita ketahui, dalam Islam, jika seorang muslimah berniat safar (bepergian jauh), maka ia harus ditemani oleh mahramnya. Karena itu, sebelum memutuskan untuk menuntut ilmu jauh dari rumah dan harus kost, sebaiknya kamu pilih alternatif tempat pendidikan lain yang tak terlalu jauh dari rumah, sehingga kamu tak perlu kost.

Bagaimana kalau tak ada alternatif tempat lain yang dekat dengan rumah? Yah, kalau begitu keadaannya, cobalah kamu cari tempat lain, di suatu kota yang boleh jauh dari rumahmu, namun kamu punya mahram di sana, misalnya paman. Jadi, kalau kamu belajar di kota itu, kamu tak perlu kos di tempat orang lain, tapi bisa di rumah pamanmu sendiri, yang masih mahram kamu. Memang sih, rasanya tetap saja tak seenak tinggal di rumah sendiri, karena di sana kamu tetap harus menutup aurat dan menjaga pergaulan dengan sepupu-sepupumu yang bukan mahram.
Kalau benar-benar tak punya saudara di tempat lain, dan kamu benar-benar hanya ingin sekolah di tempat yang jauh itu, bagaimana? Yah, mungkin terpaksa kamu harus kost.

Tapi…ngomong-ngomong, sekarang banyak juga pesantren mahasiswa lho. Di antaranya ada yang menerima ikhwan dan akhwat. Daripada kost, mungkin boleh juga kamu pilih pesantren mahasiswa ini. Jadi, bisa kuliah sekalian nyantri di pesantren. Soal biayanya…, kan ortumu yang nanggung, he..he…

Kalo kamu akhirnya mengambil pilihan untuk kost, ya, berhati-hatilah. Karena ketika seorang gadis remaja hidup di rantau itu banyak sekali tantangannya.

Berikut ini beberapa tips kalo terpaksa kamu harus kost.

1. Pilihlah tempat kost yang khusus untuk putri, kalo perlu, khusus muslimah.

2. Pilih tempat kost yang ada induk semangnya (orang yang bertanggung jawab dan bisa mengawasi).

3. Usahakan kamu memiliki teman satu sekolah/satu kampus, sehingga bisa berangkat dan pulang bersama.

4. Jangan lupa untuk selalu mengunci kamarmu, bila kamu hendak pergi keluar, misalnya kuliah atau belanja.

5. Kalo ada, cari tempat kost yang dekat dengan kampus, agar kamu bisa berangkat dengan jalan kaki, tidak perlu ngebis, agar lebih menghemat uang transpot.

6. Sebisa mungkin carilah lingkungan islami dan teman-teman yang baik agamanya, agar kalian bisa saling menasihati dalam kebenaran.

7. Usahakan pilih tempat kost yang memiliki ruang tamu tersendiri, atau ruang tamu di teras, untuk menerima tamu laki-laki. Jadi kalo ada teman laki-laki yang bertamu, bisa diterima di luar, tidak masuk kamar.

8. Berhati-hatilah dengan perhatian dari teman laki-laki. Biasanya, cowok yang naksir atau jatuh cinta pada anak kost, lebih mudah dan “berani” dalam menjalankan aksinya. Karena “korbannya” jauh dari ortunya. Hal ini bisa dibuktikan dengan banyaknya anak kost (putri) yang sering “diapeli” teman atau pacarnya, diberi perhatian lebih, dan pada banyak kasus…berakhir dengan hilangnya keperawanan, ataupun hamil di luar nikah.
Kelemahan seorang gadis, apalagi yang jauh dari ortunya, biasanya ia cepat merasa tersanjung bila mendapatkan perhatian dari lawan jenisnya. Apalagi bila selalu “diserbu” dengan kata-kata I love you.
Kalo kebetulan cowok yang memperhatikan kamu itu kamu nilai baik agamanya, dan kamu juga… ehm, naksir dia, coba aja todong dia untuk melamarmu sekalian. Lho? Ya…daripada sambil kuliah dapat pacar, mending sambil kuliah dapat suami sekalian. Nanti kan bisa pacaran setelah menikah. Dijamin halal, dan insyaallah berkah!

9. Jangan lupa untuk rajin menuntut ilmu agama yang benar. Misalnya dengan menghadiri ta’lim-ta’lim atau ceramah-ceramah dakwah dari ustadz-ustadz yang bermanhaj shahih. Karena dengan ilmu, hidupmu akan lebih terarah. Dengan rajin ta’lim, kamu juga akan mendapatkan teman-teman yang shalihah, insyaallah…. (nisanaz)

Posted in trick and tips | Tagged: , , | Leave a Comment »

Ilmu tanah

Posted by kuliahaja on March 13, 2009

Ilmu tanah adalah ilmu yang mempelajari seluk beluk tanah. Tanah adalah lapisan yang menyeliputi bumi antara litosfer (batuan yang membentuk kerak bumi) and atmosfer. Tanah adalah tempat tumbuhnya tanaman dan mendukung hewan dan manusia. Read the rest of this entry »

Posted in bahan kuliah | Tagged: , , , , , | Leave a Comment »

Hello world!

Posted by kuliahaja on March 13, 2009

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Posted in Uncategorized | 2 Comments »